lamunan di pinggir jendela
Seperti ingin ikut pergi
Bersama awan awan yang berlari
Entahlah,
Rasanya semacam menemukan sesuatu yang hilang
Ketika wajahmu dibelai oleh hembus angin yang membuai
Merasai gigil samar dari dinginnya udara
Menikmati terpaan yang mendirikan bulu roma
Lantas, rinai pun menggenang
Menciptakan derai yang memenuhi telinga
Berisik tapi asik, keras tapi menenangkan
Jika saja tak sungkan,
Ingin ku menari, menciptakan kecipak kecipak baru di halaman
Berbasahan bersama tanah, menikmati luruhan awan yang menggenang
Hingga harum setelah hujan tercium samar
Komentar
Posting Komentar